Blogger Malaysia Mencerca Indonesia
Ada rasa prihatin terselit di hati saya sewaktu membaca sebuah blog yang ditulis oleh orang Malaysia yang isinya sangat menjelek-jelekkan Indonesia. Silakan klik disini untuk melihat blog tersebut. Beberapa hari yang lalu secara tidak sengaja saya menemukannya ketika saya sedang mencari artikel tentang batik di mesin pencari Google dan menemukan artikel yang berjudul “Batik, Indonesia Hanya Iri Dengan Malaysia” yang ditulis oleh Arezeo. Saya tidak tahu apakah itu nama sebenarnya atau hanya nick name saja. Jika anda sedang menjelajahi blog Arezeo tersebut maka anda bisa melihat beberapa foto pribadinya terpajang disitu.
Apa lagi tujuan yang ditulis oleh Arezeo selain memprovokasi pembaca blog-nya yang umumnya adalah orang Indonesia dan Malaysia. Disitulah orang Indonesia dan Malaysia baku cerca. Hampir semua tulisannya tentang Indonesia selalu bernada negatif tanpa disertai fakta yang sebenarnya. Dia mendefinisikan Indonesia dengan seenak perutnya sendiri dengan pengetahuan yang dangkal. Yang anehnya lagi, dia tak segan men-delete informasi akurat yang berikan komentator dari Indonesia dengan dalih ‘tidak dibenarkan mengambil/menyelipkan informasi dari media lain’. Ini jelas sekali dia melakukan suatu kecurangan agar tulisannya yang asal-asalan itu tidak terbantahkan. Dia juga mengatakan bahwa dia tak suka dengan komentar yang bernada provokasi, padahal dia sendiri adalah seorang provokator. Sungguh seorang pembual besar!
Terus terang ada rasa tak puas hati membaca blog tersebut yang isinya hanya berupa caci maki yang ditujukan untuk negara dan rakyat Indonesia. Disitu selalu dituliskan kata-kata makian oleh Arezeo dan komentator dari Malaysia bahwa Indon bodoh, tak sedar diri, pembersih jamban, Indonsial, Hindunesial, dan masih banyak lagi cacian yang menyakitkan. Halloooo….!!! Please deh, mayoritas penduduk Indonesia kan muslim, gitu loooh!!! Seburuk itukah negara dan orang Indonesia di mata kalian? Apakah Malaysia sudah lebih baik dari Indonesia? Saya rasa tidak. Terlalu naïf jika orang Malaysia menilai Indonesia hanya dilihat dari sisi tenaga kerja yang bekerja sebagai pembantu rumah atau buruh bangunan. Itu pandangan yang sangat picik sekali. Sebenarnya kemajuan yang dicapai Indonesia pun tak kalah hebatnya jika dibanding Malaysia. Sudah banyak terlihat kemajuan Indonesia di berbagai bidang sejak reformasi bergulir. Hanya kelemahan Indonesia saat ini adalah karena kurang tersedianya lapangan pekerjaan sehingga rakyatnya harus merantau ke beberapa negara sebagai tenaga kerja di sektor non formal. Perlindungan terhadap tenaga kerja di sektor tersebut oleh pemerintah Indonesia pun masih sangat minim sehingga nasib mereka selalu tak menentu. Dan juga kemakmuran yang kurang merata yang dapat dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia. Maklum sajalah, penduduk Indonesia sekarang ini sudah mendekati angka 250 juta jiwa. Tidaklah mudah untuk mengurusnya. Bandingkan dengan penduduk Malaysia yang hanya sepersepuluhnya dari penduduk Indonesia. Cuman setai upil.
Di blog ini saya tidak bermaksud untuk menjelek-jelekkan orang Malaysia karena saya yakin yang bersikap seperti Arezeo hanya segelintir orang saja. Buat apa sih melakukan provokasi di blog ini seperti yang dilakukan oleh Arezeo, hanya akan menambahkan kebencian dan buang-buang energi saja. Dan saya yakin masih banyak orang Malaysia yang mempunyai wawasan yang luas tentang Indonesia dan mereka tidak memandang rendah terhadap Indonesia. Mereka mengerti dan paham betul bagaimana berjiran dengan baik. Memang sudah sewajarnya seperti itu. Jangan lagi bermuka dua, apatah lagi bermuka badak. Malulah kalian jika begitu gandrung dengan musik dan film dari Indonesia, tetapi kalian juga mencaci maki Indonesia. Itu namanya muna! Apa kata dunia!
Tinggalkan sebuah Komentar